Makanan Sehat Penderita Anemia Hemolitik

Anemia Hemolitik merupakan kondisi di mana hancurnya sel darah merah (eritrosit) lebih cepat dibandingkan dengan pembentukannya. Anemia hemolitik dipicu ileh faktor dari dalam sel darah merah (intrinsik) maupun dari faktor luar sel darah merah (ekstrinsik). Anemia hemolitik dapat terjadi pada siapapun, dan dapat diakibatkan oleh banyak hal. Salah satu penyebab utama dari anemia hemolitik berat yaitu kesalahan transfusi darah yang mana golongan darah oendonor dan penerima tidak cocok. Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan kerusakan sel darah merah secara luas dalam tubuh. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkna terjadinya nemia hemolitik:

  • Gangguan katup jantung buatan
  • Sindron hemolitik uremia (SHU)
  • Thrombotic thrombocytopenic purpura (TTP)
  • Disseminated Intravascular Coagulation (DIC)

Anemia hemolitik juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir, kerena diakibatkan oleh ketidakcocokan golongan darah rhesus antara ibu hamil dan janin, kondisi ini biasanya terjadi pada kehamilan kedua saat ibu hamil sudah memilki antibodi yang terbentuk dari kehamialn pertama. Dan anemia hemolitik cukup berbahay abgi bayi karena komplikasi dari anemia.

Gejala anemia hemolitik hampir mirip dengan anemia jenis lain, berikut beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderita anemia hemolitik:

  • Kulit pucat
  • Kelelahan
  • Demam
  • kepala terasa berat
  • Pusing
  • Tidak bisa melakuakn aktivitas berat
  • Urine menjadi gelap
  • Kulit dan outih mata menguning
  • Jantung terasa berdesir
  • Denyut jantung meningkat
  • Pembesaran hati dan limpa

Anemia hemolitik baik yang intrinsik maupuan ekstrinsik bisa muncul dalam jangka waktu yang pendek (temporer) maupun muncul sebagai penyakit kronis. Anemia hemolitik temporer dapat diobati dan hilang setelah beberapa bulan, namun anemia hemolitik kronis dapat diderita seumur hidup dan mengakibatkan terjadinya kekambuhan setelah periode waktu tertentu.

Makanan Sehat Untuk Menyembuhkan Penyakit Anemia Hemolitik

  • Sereal Hangat

Mulailah pagi Anda yang cerah dengan semangkuk serela hangat, Anda dapat mengonsumsi sereal yang terbuat dari gandum, jagung, green barley, rye. Sereal ini memiliki banyak mineral dan nutrisi yang dapat meningkatkan jumlah sel darah merah.

  • Susu

Susu merupakan pasangan yang cocok untuk sereal dan mengandung banyak protein dan vitamin. Susu juga mengandung vitamin B yang tinggi, potassium serta kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh.

  • Kacang-Kacangan

Makanan yang mengandung banyak protein dan low-fat yaitu kacang-kacangan. Terdapat kandungan zat besi dan vitamin B dalam kacang yang baik untuk menambah darah.

  • Stroberi

Stroberi dapat meningkatkan hemoglobin melalui dua cara, yaitu mengandung banyak zat besi dan membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Stroberi juga mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam darah.

  • Ramuan Herbal

Ramuan herbal yang tentunya terbuat dari bahan alami berkhasiat yang mampu mengobati penyakit anemia hemolitik yaitu obat tradisional anemia hemolitik dari Walatra G-Sea Jelly Gamat yang telah teruji mampu mengobati berbagai macam penyakit, baik penyakit kronis maupun non-kronis termasuk penyakit anemia hemolitik ini.

Mau tahu informasi lengakpnya?? Yuukkk… ⇒Baca Disini⇐

Best regards,
Ilham Nur Rizki Muharram
Makanan Sehat Penderita Anemia Hemolitik
CV. JOGJA NATURAL HERBAL
Hotline : 0852 6143 6601 – Pin BB 5D55CD3A

Facebook Comments

Pencarian Kata :

    makanan untuk penderita anemia hemolitik, makanan untuk anemia
Admin Herba Meditra

Admin Herba Meditra

Pusat penjualan produk herbal walatra.