Pencegahan Penyakit Kanker Indung Telur

Kanker indung telur atau kanker oarium merupakan kanker yang tumbuh pada indung telur atau ovarium. Penyakit ini menduduki posisi ke tujuh diantara jenis kanker yang paling umum menyerang wanita. Setiap tahunnya, ada sekitar 250.000 kasusu kanker ovarium diseluruh dunia yang mengakibatkan 140.000 kematian pertahun.

Ada beberapa faktor risiko seseorang terkena kanker indung telur, diantaranya:

  • Usia – Kanker indung telur ini cenderung terjadi pada wanita berusia 50 tahun keatas
  • Genetik – Memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit kanker ovarium atau kanker payudara
  • Menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Tidak pernah hamil
  • Obesitas
  • Mengalami siklus menstruasi sebelum usia 12 tahun dan menopause setelah usia 50 tahun
  • Menjalani terapi kesuburan

Kanker indung telur pada stadium awal tidak menimbulkan gejala apapun, oleh karena itu kanker indunug telur akan terdeteksi saat sudah menyebar dalam tubuh, Berikut beberapa gejala yang dapat diarasakan:

  • Perut selalu terasa kembung
  • Pembengkakan perut
  • Sakit Perut
  • Penurunan berat badan
  • Cepat kenyang
  • Mual
  • Sulit Buang air besar
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Frekuensi buang air kecil meningkat

Waspadai Kanker Indung Telur Cegah Kanker Indung Telur Sejak Awal Dan Segera Obati

Kanker ovarium adalah kanker yang umum pada organ reproduksi wanita, dapat memeberi ketakutan yang luar biasa kepada kaum perempuan. kanker ovarium berada di urutan kedua setelah kejadian kanker serviks dan kanker endometrium. Oleh karena itu, kaum perempuan untuk waspada, harus mengambil tindakan pencegahan, apa saja tindak pencegahannya?

  • Pola makan yang seimbang

Batasi makanan yang mengandung tinggi lemak hewani, protein tinggi, saupan makanan berkalori tinggi. Penelitian telah mengungkapkan bahwa apabila wanita mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh setiap hari, wanita tersebut akan memiliki risiko terkena kanker ovarium.

  • Pemeriksaan Rutin

Wanita dapat melakukan pemeriksaan rution ginekologi secara teratur atau USG bisa mendeteksi berbagai penyakit ovarium, terutama pda wanita yang berusia di atas 45 tahun, dianjurkan untuk 3-6 bulan sekali melakukan pemeriksaan.

  • Laktasi berkepanjangan

ASI yang diperpanjang untuk mencegah kanker ovarium hanya dalam jangka pendek (4-6 bulan) akan merangsang sekresi hipofisis oksitosin pada saat yang sama juga akan meningkatkan produksi gonadotropin.

  • Meningkatkan aktivitas fisik

Latihan fsik tidak hanya bersantai, suasana hati menyenangkan namun juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terkena penyakit.

  • Obat-obatan

Penggunaan kontrasepsi oral dikaitkan dengan menurunnya resiko sebesar 50% kasus berkembangnya kanker ovarium. Namun, hal ini dapat memicu resiko berkembang menjadi kanker payudara. Oleh karena itu, diperlukan konseling yang baik tentang efek dan akibat yang dapat berefek pada pasien.

  • Ramuan Herbal

Cara yang ampuh untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker ovarium yaitu dengan obat tradisional kanker indung telur dari Walatra berry jus.

Walatra berry jus merupakan obat herbal yang terbuat dari bahan alami yang diformulasikan khusus untuk mengobnati berbagai penyakit berat seperti kanker, tumor dan kista, termasuk penyakit kanker indung telur (ovarium) ini.

Informasi selengkapnya, silahkan <<<klik sini>>>

 

best regards,
Ilham Nur Rizki Muharram
Pencegahan Penyakit Kanker Indung Telur
CV. JOGJA NATURAL HERBAL
Hotline : 0852 6143 6601 – Pin BB 5D55CD3A

Facebook Comments
Admin Herba Meditra

Admin Herba Meditra

Pusat penjualan produk herbal walatra.

error: Kreatif Dong !!